GPL atau MIT?

Menjelang rilis HTMLy malah bingung mau pilih lisensinya, apakah harus GPL (General Public License) ataukah MIT license (Massachusetts Institute of Technology)?

Setelah googling dan sedikit mempelajari ternyata perbedaan mendasarnya hanya pada masalah pendistribusiannya, dan GPL lebih restriktif dibandingkan dengan MIT.

Berikut perbedaan utama dari keduanya:

GPL (General Public License)

Pada sebuah proyek open source dengan lisensi GPL, jika kita memodifikasinya maka kita tidak perlu membuat modifikasi tersebut open source asalkan hanya untuk penggunaan pribadi, tapi jika kita mendistribusikannya maka secara otomatis modifikasi tersebut menjadi GPL, dan orang yang menerimanya pun bebas melakukan apapun seperti memodifikasinya kembali, menjualnya dll.

MIT license

Kontras dengan proyek berlisensi MIT, misal kita memodifikasi proyek yang berlisensi MIT maka kita tidak dituntut untuk membuat modifikasi yang kita buat menjadi open source. Bahkan kita bisa membat modifikasi tersebut menjadi aplikasi yang tertutup, misal dengan mengenkripsi kode-kodenya supaya hanya kita yang tahu.

Meskipun GPL restriktif, akan tetapi misal theme ataupun module/plugin tidak harus GPL juga, yang harus GPL adalah corenya.


Author: Danang Probo Sayekti

A self-proclaimed geek, business owner, and part-time blogger.

Comments on “GPL atau MIT?”