Memasang Rich Snippet bisa membahayakan

Saya seringkali melihat di SERP kalau banyak sekali blogger yang memasang rich snippet secara asal, tanpa data dan fakta yang benar, tidak disesuaikan dengan keadaan yang sebenarnya, sering dikenal dengan istilah "Rich Snippet Spam".

Padahal menurut Google Quality Guidelines ini salah satu hal yang harus dihindari, berikut poin yang melarang hal tersebut (yang ditebalkan):

Avoid the following techniques:
  • Automatically generated content
  • Participating in link schemes
  • Cloaking
  • Sneaky redirects
  • Hidden text or links
  • Doorway pages
  • Scraped content
  • Participating in affiliate programs without adding sufficient value
  • Loading pages with irrelevant keywords
  • Creating pages with malicious behavior, such as phishing or installing viruses, trojans, or other badware
  • Abusing rich snippets markup
  • Sending automated queries to Google

Untuk saat ini mungkin masih belum ditindak tegas, tapi dimasa-masa yang akan datang pasti Google akan menghukum blog semacam ini. Sama saja kita memasang bom waktu untuk menghancurkan blog kita sendiri. Ada halaman khusus untuk melaporkan pelanggaran ini.

Yang paling menyusahkan adalah jika kita memasang rich snippet ini langsung dipostingan dan bukan melalui template, misal ada 2000 postingan yang menyalahi aturan maka kita harus mengubahnya satu per satu, bisa keriting jari-jari kita.

Yang paling mudah mengatasinya tentu saja jika melalui template blog, kita hanya cukup menghilangkan rich snippet dari template, dan blog kita sudah mematuhi Google Quality Guidelines, blog kita aman dan sejahtera.

Jadi berhati-hatilah memasang rich snippet di blog, baca baik-baik kegunaan/tujuan/fungsi rich snippet tersebut dahulu, atau suatu saat blog kita akan kena hukuman dari Google.


Author: Danang Probo Sayekti

A self-proclaimed geek, business owner, and part-time blogger.

Comments on “Memasang Rich Snippet bisa membahayakan”