Peringatan Google Untuk Rich Snippet Spam & Spammy Structured Markup

Akhirnya Google mengirim peringatan tentang penyalahgunaan rich snippet serta structured markup kepada para webmaster & blogger.

Sebelumnya saya sudah memperingatkannya di postingan Memasang Rich Snippet bisa membahayakan, dan ternyata benar kalau Google sudah mulai bertindak tegas.

Dikarenakan banyaknya blogger & webmaster yang menyalahgunakan fitur ini maka Google pun mengurangi munculnya rich snippet di SERP, baca postingan di Webmaster Central untuk lebih jelasnya.

Berikut adalah contoh notifikasi dari Google melalui sebuah pesan di Webmaster Tools:

Markup on some pages on this site appears to use techniques such as marking up content that is invisible to users, marking up irrelevant or misleading content, and/or other manipulative behavior that violates Google's Rich Snippet Quality guidelines.

Untuk mengetahui siapa orang yang sudah mendapatkan notifikasi bisa mengunjungi halaman ini.

Bagaimana? masih nekad memasang rich snippet yang tidak relevan dengan konten?

Yang paling sering saya lihat adalah rating postingan model bintang dengan vote yang tidak masuk akal.

Konten berkualitas tidak pasti lebih baik di SERP

Kebanyakan orang mungkin beranggapan kalau konten yang panjang dan berkualitas pasti akan mempunyai ranking yang lebih baik di SERP, konten berkualitas di sini yaitu yang lebih akurat, lengkap, paling benar dan lebih profesional.

Content is King

+Ryan Moulton yang merupakan software enginer di Google mengungkapkan bahwa konten yang berkualitas tidak menjamin posisi SERP yang lebih tinggi dan akan lebih disukai oleh pembaca. Pernyataan tersebut berkaitan dengan hal berikut:

Memasang Rich Snippet bisa membahayakan

Saya seringkali melihat di SERP kalau banyak sekali blogger yang memasang rich snippet secara asal, tanpa data dan fakta yang benar, tidak disesuaikan dengan keadaan yang sebenarnya, sering dikenal dengan istilah "Rich Snippet Spam".

Padahal menurut Google Quality Guidelines ini salah satu hal yang harus dihindari, berikut poin yang melarang hal tersebut (yang ditebalkan):